angkutan go green

0 komentar


Paud Bukit Lempayan "CSR Tata Motors Indonesia"

0 komentar


Penyakit SE/NGOROK pada sapi

0 komentar

KESEHATAN HEWAN
PENYAKIT SAPI
SEPTICHAEMIA EPIZOOTICA (SE) / NGOROK


APA ITU PENYAKIT SE (SEPTICHAEMIA EPIZOOTICA) ?
Penyakit SE (ngorok) adalah penyakit yang sangat menular yang dapat menyerang ternak terutama kerbau, sapi dan babi serta dapat pula menyerang kuda, kambing, domba dan telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Nusa Tenggara Barat (Penyakit ini tidak pernah lagi ditemukan di pulau Lombok, karena sejak tahun 1984 pulau Lombok dinyatakan bebas dari penyakit SE). Penyakit SE sering menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Apabila tidak ditanggulangi secara seksama, penyakit SE biasanya berjalan cepat dan menimbulkan angka kematian yang tinggi terutama ternak yang telah menunjukkan gejala klinis jelas.
Nama lain dari penyakit SE ialah penyakit ngorok, Septicheamia Hemoragica, Hemoragic Septichaemia, Barbone, Togere (Bima).
Penyebab penyakit SE adalah kuman yang disebut Pasteurella Multocida. Kuman ini terdapat dalam tubuh penderita dan akan dikeluarkan dari tubuh ke tempat disekitarnya dan dapat menulari ternak lain yang ada disekitarnya.
Penyakit SE ditandai dengan
1.      Suhu tubuh tinggi (panas),
2.     Keluar ingus dari hidung,
3.     Mata merah,
4.     Nafsu makan menurun,
5.     Ternak malas bergerak serta mengalami kesukaran bernafas,
6.     Kadang-kadang menceret disertai bintik-bintik darah
7.     Terdapat timbunan caiaran pada leher bagian bawah, gelambir dan kadang-kadang ada kaki muka.
8.     Pada ternak kerbau dijumpai gangguan pernafasan yaitu sesak nafas,
9.     Batuk-batuk dan suara ngorok (mendengkur).

Kebanyakan wabah terjadi pada musim kemarau menjelang musim hujan dan kematian ternak dapat terjadi disetiap saat.
Faktor-faktor yang mempermudah timbulnya penyakit antara lain sepert :
1.      Kecelakaan akibat dikerjakan,
2.     Kedinginan ,
3.     Pengangkutan,
4.     Kekurangan makan/kekurangan darah.

Pengobatan
Kalau pternak menjumpai ternaknya atau milik kelompok sakit dengan tanda-tanda diatas segera melapor ke Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) terdekat atau Dinas Peternakan Kab/Kota/Provinsi. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian Antibiotika (Streptomycin atau Oxytetracyclin) dan disertai obat penguat atau vitamin.
Tindakan Pencegahan :


  1. Ternak yang menderita SE harus diasingkan untuk mendapat pengobatan oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan dan didekatnya disediakan lubang-lubang sedalam 2-2,5 meter untuk membuang kotoran dan cairan dari kandang. Bila lubang tersebut telah terisi sampai 60 cm dari permukaan tanah, maka lubar harus ditimbun dengan tanah baru.
  2. Hewan yang tersangka sakit dilarang meninggalkan halaman tempat tinggalnya sedangkan hewan lainnya tidak diijinkan memasuki tempat tersebut.
  3. Jika diantara ternak yang  tersangka sakit dalam jangka waktu 14 hari tidak ada kejadian sakit, maka ternak tersebut dibebaskan dari pengasingan.
  4. Bangka hewan yang mati karena penyakit SE harus dibakar atau dikubur.
  5. Untuk ternak yang sakit segera diobati dan ternak yang sehat agar diberi vaksin (pengebalan) dengan Vaksin SE.
  6. Pemotongan ternak Penderita SE dengan tujuan dagingnya dimanfaatkan manusia tidak dilarang dengan catatan harus dibawah pengawasan Dokter Hewan/Petugas Kesehatan Hewan.

Pembinaan Administrasi Kelompok Tani

0 komentar

Administrasi Kelompok Tani 

Dalam suatu organisasi, administrasi merupakan segenap rangkaian usaha bersama yang dilaksanakan sekelompok orang yang ada dalam wadah organisasi untuk mencapai suatu tujuan. Administrasi erat kaitannya dengan manajemen, wadah organisasi itu sendiri maupun kepemimpinan yang menjalankan administrasi itu. Demikian juga dengan administrasi kelompoktani Sebuah organisasi kelompoktani yang kuat dan maju sudah sepatutnya mempunyai administrasi kelompok yang baik dan benar untuk menunjang semua aktivitas yang dilakukan oleh kelompok tersebut.. Perangkat administrasi kelompoktani yang baik dan benar diperlukan sebagai bahan informasi bagi kelompok maupun pihak lain yang berkaitan dengan kelompok.Dalam perangkat administrasi dibedakan menjadi dua bagian pokok yaitu : administrasi kegiatan dan administrasi keuangan. Dalam administrasi kegiatan , segala catatan yang dilakukan oleh kelompok berkaitan dengan kegiatan kelompok diluar urusan keuangan. Sedangkan administrasi keuangan , segala catatan yang khusus berkaitan dengan keuangan kelompok. Selain itu bagi kelompoktani yang sudah maju, diharapkan juga memiliki perangkat kelengkapan administrasi lainnya.beberapa contoh Admisitrasi Kelompok Tani/Ternak (POKTAN) dan atau GAPOKTAN.BUKU- BUKU KEUANGAN terdiri dari : Buku Kas, Buku Kas PembantuBUKU- BUKU NON KEUANGAN terdiri dari :Buku Tamu, Buku Inventaris, Buku Anggota, Buku Susunan Pengurus, Buku Notulen Rapat, Buku Agenda Surat, Buku Anjuran Instansi Lain

BUKU TAMU
NO.
HARI TANGGAL
NAMA
INSTANSI / ALAMAT
JABATAN
MAKSUD TUJUAN
KESAN / PESAN
TANDA TANGAN
1
2
3
4
5
6
7
8

BUKU DAFTAR ANGGOTA
NO.
NAMA
TGL LAHIR / UMUR
L/P
PEKERJAAN
ALAMAT
TGL. MASUK ANGGOTA
TTD
1
2
3
4
5
6
7
8

BUKU SUSUNAN PENGURUS
PERIODE TAHUN ....... SAMPAI DENGAN .........
NO.
NAMA
TGL LAHIR
L/P
PEKERJAAN
ALAMAT
JABATAN
TGL DIANGKAT
BERHENTI
TGL
ALASAN
TTD
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
BUKU NOTULEN RAPAT
NO.
HARI
/ TGL
TEMPAT
POKOK BAHASAN / AGENDA RAPAT
PESERTA
JML PESERTA
HASIL KESEPAKATAN
1
2
3
4
5
6
7
  
  
 
BUKU SARAN-SARAN ANGGOTA
NO.
TGL
NAMA ANGGOTA
ALAMAT
PEKERJAAN
SARAN-SARAN
TTD ANGGOTA
PENGURUS
TANGGAPAN
TTD
1
2
3
4
5
6
7
8
9

BUKU DAFTAR HADIR
( ........JENIS KEGIATAN...........)

NO.
NAMA
ALAMAT
JABATAN
DI POKTAN
TANDA
TANGAN
1
2
3
4
5
  
  
 

BUKU AGENDA SURAT
S U R A T M A S U K
S U R A T K E L U A R
NO.
HARI / TANGGAL
ALAMAT
PENGIRIM
PRIHAL
NO.
HARI / TANGGAL
ALAMAT/TUJUAN
PRIHAL
BUKU EKSPEDISI
NO.
TGL PENGIRIMAN
NO SURAT
ALAMAT
PRIHAL
T. TANGAN
KETERANGAN
1
2
3
4
5
6
7
BUKU KEGIATAN
NO.
HARI TANGGAL
RENCANA KEGIATAN
HASIL PELAKSANAAN
1
2
3
4
  
  
 

BUKU KAS

BULAN : ............ TAHUN : ................
NO.HARI
/ TANGGAL
 
URAIAN
KETERANGAN
PENERIMAANPENGELUARANSISA
  
  
 
BUKU INVENTARIS
NO.NAMA BARANGJUMLAH (UNIT)PERKIRAAN NILAI 
(HARGA RP.)
KEADAANKETERANGAN
BAIK
RUSAK
BUKU ANJURAN INSTANSI LAIN
NO.
TGL
NAMA
JABATAN
INSTANSI/
ALAMAT
ANJURAN
TTD
1
2
3
4
5
6
7

Perangkat kelengkapan administrasi lainnya seperti Sekretariat kelompoktani, papan nama kelompoktani, stempel kelompoktani, Arsip surat masuk dan surat keluar, arsip dokumen Berita Acara Pembentukan kelompoktani, arsip Dokumen AD dan ART kelompoktani, Arsip dokumen Berita Acara Benah kelompoktani, rencana kerja kelompok atau Rencana Definitif Kelompoktani (RDK), Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK), Rencana Usaha Anggota (RUA), Arsip Dokumen Biodata Anggota kelompoktani, Dokumen berupa papan data (monografi) kelompoktani, Peta wilayah kelompoktani.

Sumber : http://cybex.deptan.go.id/penyuluhan/administrasi-kelompoktani



 
  • Media Penyuluhan © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes